Ketika kita berjalan lurus pada kecepatan sedang atau tinggi dan harus berbelok karena ada balok melintang maka kita berbelok bukan dengan memutar stang kearah belokan tetapi dengan merebahkan motor melalui stang dengan cara counter steering yaitu kearah kebalikan belokan. Akibatnya badan motor rebah dan motorpun berbelok.


Berbelok dalam tikungan ada berbagai gaya. Yang lazim adalah sumbu biker segaris dengan sumbu motor sbb

Ada pula yang hanya merebahkan motornya sementara bikernya tetap tegak. Akibatnya sumbu biker tidak berhimpit dengan sumbu motor :


Konsekuensinya motor lebih rebah dibanding cara pertama dan akibatnya mudah slip atau padalan kaki (foot-step) menyaruk jalan. Berbelok tanpa merebahkan badan umumnya dilakukan untuk berjalan lurus dan zig zag.

Pada kecepatan belok yang lebih tinggi atau tikungan tajam kadang2 biker perlu rebah lebih miring dari rebahnya motor. Agar padalan kaki tidak menyaruk jalan dan tidak mudah slip.


Berikut adalah cara menikung untuk balap, kecepatan sangat tinggi

Bersambung ke : Gaya Menikung II

Pada kecepatan rendah, kurang dari 30 kpj, kalau kita berbelok maka motor akan rebah kearah kita belok dan stang juga menghadap ke belokan. Kalau kita belok kiri, motor rebah kekiri dan stang menghadap kekiri. Kalau kita belok kanan, motor rebah kekanan dan stang menghadap kekanan.

Lihat Gambar2 dibawah ini.


Pada Motor Besar, rebahnya kelihatan.


Pada kecepatan yang lebih tinggi, posisi rebah dan arah stang bertentangan. Kalau kita belok kiri, motor rebah kekiri dan stang menghadap kekanan. Kalau kita belok kanan, motor rebah kekanan dan stang menghadap kekiri.

Lihat gambar


Fenomena ini disebut fenomena Counter Steering. Lihat animasi dibawah ini yang lebih jelas.
Belok kiri - rebah kekiri - stang hadap kanan
Belok kanan - rebah kekanan - stang hadap kiri.


Dus, stang selalu menghadap kekebalikan arah belokan pada kecepatan tinggi.
Pada kecepatan rendah arah rebah = arah stang.

Ini menimbulkan mitos bahwa kita bisa belok semata dengan merebahkan badan maka akan terjadi body steering. Jika kita rebahkan badan maka motor ikut rebah dan stang akan terpelintir sehingga terjadilah counter steering. Maka counter steering adalah akibat motor berbelok yang disebabkan body steering. Mitos ini dibantah oleh Keith Code. Ia membuat stang tambahan pada suatu motor. Stang tambahan ini tidak bisa membelokkan roda depan.

Orang2 diminta untuk naik motor ini dan berpegang pada stang tambahan. Kemudian diminta merebahkan badan kekiri atau kekanan. Ternyata motor tidak berbelok. Kesimpulan : motor berbelok akibat stang diputar secara countersteering. Ialah kearah berlawanan belokan. Barulah dibantu dengan perebahan badan.

Bersambung ke Gaya Menikung I

Honda Goldwing adalah satu2nya motor dengan airbag dan ada yang iseng mendekorasi menjadi saru!

Yang ini adalah aiirbag segala sisi


Yang ini adalah airbag 'build-in'.

Ini namanya natural airbag.
Yang ini barangkali airbag vivid























Disini ada motor yang namanya Motor Trail. Disono namanya Dirt Motorbike = Motor Dekil.


Dibawah ini benar2 motor dekil.


Ada pula motor2 yang lebih dekil dari motor dekil, namanya Motor Kumuh








Langganan: Postingan (Atom)
 

Friends

Montor Udug Copyright © 2009 BeepTheGeek is Designed by Gaganpreet Singh